Wandogani_dalam hal menyangkut tempat pembuangan sampah belum ada
persediaan tempat dari pemerintah. Oleh karena itu masyarakat harus
berhati-hati dengan para pedagang yang ada di sekitar kabupaten intan jaya,
karena tidak ada lagi tempat pembuangan sampah mereka dan salah gunakan maka
akan menimbulkan berbagai penyakit dan masalah dari akibat sampah itu. Sampah
terdiri dari dua yaitu sampah yang bisa dapat diolah dan sampah yang tidak bisa
dapat diolah. Oleh sebab itu ditegaskan kepada seluruh masyarakat intan jaya
lebih khusus kepada penghuni asli di pinggiran kali wabu dan kali dogabu,
pedagang akan mencari solusi untuk pembuangan sampah dan akan gunakan berbagai
macam cara. Karena pernah ada pengalaman yang dilakukan oleh seorang pedagang
ayam kulkas yang dilihat oleh saya sendiri bahwa, seorang pedagang ayam kulkas
ini memesan beberapa puluhan karung ayam dari nabire dan setelah semua sudah
banjir di intan jaya, ia menjual semuanya dan tersisa lima karung yang
terbusuk, ia berpikir karena tidak ada tempat pembuangan sampah akhirnya ia
gunakan kesempatan pada malam hari, bawah semua lima karung ayam busuk
tersebut ke kali wabu dan dibuang ke dalam kali tersebut. Hal seperti ini akan
mengakibatkan pencemaran air dan berbagai penyakit lain yang tidak diinginkan,
dan akan seperti kabupaten kabupaten tertua di daerah lain, jadi kelakuan
pedagang seperti ini sangat tidak diterima dan tidak boleh terulang dan perluh
ada perhatian khusus dari pemerintah demi menjaga kelestarian alam dan
lingkungan hidup intan jaya. Apabila ada kedapatan contoh seperti di atas,
pedagang atau siapapun dia pelaku tidak ada toleransi harus pulangkan ke tempat
asalnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar